Profil Kurator Festival

Malang Film Festival 2017

Aprillingga Dani

Mengenal film sejak bergabung di Kine Klub UMM pada tahun 2010. Tahun 2012 ia juga turut serta mengelola program pemutaran di Komunitas Lensa Mata, Malang. Tinuk adalah film pertama yang disutradarainya pada tahun 2015, saat ini ia bekerja sebagaipengajar tidak tetap di salah satu Sekolah Menengah Kejuruhan di Kota Batu.

Dadang Anthoni

Owner serta Founder sebuah perusahaan persewaan alat Audio Visual sukses ini juga merupakan Alumni Universitas Muhammadiyah Malang. Memulai karir dari menjadi seorang Director Of Photography di beberapa film pendek Malang, membuat ia sukses dengan keterusan berfokus di divisi kamera hingga saat ini. Salah satu karya agungnya adalah Darah Biru Arema yang saat ini juga dalam proses pengerjaan kedua kalinya dalam berkarir sebagai Director Of Photography & Line Producer.

Lukman Hakim

Programmer Kompetisi sekaligus Pegiat Film Komunitas ini memulai aktifitas filmnya dari tahun 2011. Bergabung di Kine Klub Universitas Muhammadiyah Malang pada tahun 2013 silam, ia telah membuat 4 film pendek antara lain Halte (2013), Kebelakang (2014), Road To Trip (2015), Serta Story A Pair Of Lovers In A Pressure (2016). Saat ini ia juga mempersiapkan film pendek barunya yang berjudul Ali Imron dan Dauni : Jangan Tinggalkan Aku Sendiri yang berhenti di tahap Pra Produksi.

Wilhy Bara                

Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang ini memulai karirnya di film sebagai Soundman, berfokus pada pasca produksi, sekarang ia memiliki perusahaan post produksi khusus karya audio visual di Kota Malang. Pernah menjadi Programmer Kompetisi dan beberapa produser film pendek di Malang.

Andang Tri Saputro

Mantan Ketua Umum Kine Klub Universitas Muhammadiyah Malang ini sedang menyelesaikan beberapa film pendek yang sedang ia garap. Berfokus pada Kepenulisan Skenario dan sedang dalam penyelesaian Studinya di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang. Hingga saat ini ia telah menulis beberapa scenario film pendek yang juga digawangi produksinya oleh Kine Klub Universitas Muhammadiyah Malang

Baruna Ary Putra

Seorang Programmer Non-Kompetisi Malang Film Festival 2017 ini merupakan pegiat film yang juga aktif di beberapa pemutaran alternative di Malang. Berfokus pada pasca produksi film ia berhasil menyelesaikan banyak film pendek sebagai Editor Offline maupun Online. Hingga saat ini ia masih berusaha menyelesaikan Studinya di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang.