Aspirasi Lingkungan Lewat Sinema

Andang Tri Saputro

 

Apa yang dapat menyatukan antara ego manusia dan alam hingga menjadi satu kesatuan yang saling terikat, terjaga dan berjalan berdampingan?

Negara ini memilki sumber daya alam yang sangat melimpah. Seiring berjalanya waktu dan terjadinya perubahan Nilai, pembangunan melaju dengan sangat cepat secara menyeluruh di setiap daerah. Namun di banyak kasus, pembangunan justru merusak lingkungan dan alam sekitar. Manusia seakan lupa bahwa alam merupakan penunjang nomor satu kehidupan manusia yang berkelanjutan, manusia seringkali lupa dengan masa yang akan datang dan melakukan eksploitasi tanpa batas. Serta melakukan pembangunan disana-sini tanpa melihat kondisi Alam sekitar,  seperti halnya isu dalam film Wong Gunung Mudun Embong karya Helvana D. Yulian yang mengangkat isu tentang pembangunan hotel di kota Batu yang akan menghilangkan sumber mata air di area sekitar pembangunan tersebut.

Pengeksploitasian Sumber daya Alam dan Pembangunan secara besar-besaran bukan tidak memiliki dampak positif, peningkatan Ekonomi menjadi salah satu alasan terbesar hal itu dilakukan. Namun apa guna ketika manusia telah pada pencapaian tertingginya namun Alam telah rusak dan habis? pada titik itulah manusia telah mencapai pada kesengsaraan yang sebenarnya.

Pada program kuratorial yang menyajikan karya, Wong Gunung Modon Embong (Helvana D. Yulian), Jogja Nyah Nyoh (Rizky Zulfi A) dan Silent Of The Blue Sea (Arfan Sabaran & Andi F. Azzahra), ini bisa dibilang adalah semacam respon terhadap fenomena tersebut. Film-film ini berusaha memberikan kita gambaran akan tidak seimbangnya ego manusia memperlakukan alam. Dari sebuah kritik akan ‘lambat’-nya upaya pihak yang harusnya membenahi sebuah ketimpangan hingga sebuah penolakan masyarakat yang memperjuangkan alam sebagai ‘rumah’ terhadap sebuah kebijakan yang menguntungkan sepihak.

Jadwal pemutaran:

10.00-11.00 Rabu,12 April 2017

Wong Gunung Modon Embong/ DPM /18.35 / Helvana D. Yulian

Jogja Nyah Nyoh / DPM / 20.00 / Rizky Zulfi A

Silent Of The Blue Sea / Dokumenter Pendek /26.00 / Arfan Sabaran & Andi F.Azzahra