Temu Komunitas merupakan salah satu program yang belum lama dilaksanakan di Malang Film Festival (MAFI Fest), yang bertujuan sebagai wadah diskusi kegelisahan komunitas, sehingga mampu menjawab permasalahan yang mereka alami saat memproduksi film. Program ini dilaksanakan pada Kamis (11/4) di ruang sidang student center UMM.

Dalam diskusi komunitas yang bergerak di produksi film, sering kali hanya membahas tentang penyutradaraan dan sinematografi. “Jika dilihat, hanya sedikit forum yang membahas tentang editing. Oleh Karena itu, diangkatlah “Prosedur Tahapan Editing” sebagai tema bahasan Temu Komunitas kali ini,” tutur Agnina selaku Programmer Mafi Fest 2019, yang merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM.

Untuk menunjang pembahasan Temu Komunitas, maka dihadirkanlah Kusen Dony sebagai pemateri yang telah berpengalaman sebagai editor di berbagai Film. Antara lain, The Bridge on The Megapolitan Bridge (2018), Pai Kau (2018) dan Wage (2017).

Saat membawakan materi, Kusen Dony menyampaikan bahwa banyak pembuat film, bahkan yang sudah profesional, terkadang tidak menerapkan prosedur dalam tahapan editing. “Akibatnya, ketika ada persoalan atau masalah yang terjadi saat proses editing, harus mengulang dari awal lagi. Terlebih bagi teman-teman komunitas, wajib hukumnya untuk memahami prosedur tahapan editing,” terangnya.

“Teori dan dasarnya (editing) harus kita kuasai agar orang tidak bisa semena-mena.” Tegas Pria yang kerap disapa Mas Dony ini. Ia menilai bahwa ketika terjadi kendala-kendala dalam proses editing, akan tidak terdeteksi jika tidak menggunakan prosedur tahapan editing yang benar.

Di luar topik editing, forum ini juga sedikit membahas mengenai film dokumenter. Karena menurut Dosen di Institut Kesenian Jakarta tersebut, ia ingin mengkonstruksi pemikiran dalam pembuatan film dokumenter. Karena menurutnya, terlalu banyak beban dalam pembuatannya, seperti riset. “Artinya teman-teman bisa terbebaskan dari pemikiran bahwa bikin film dokumenter itu harus yang wah dan sophisticated gitu.” Tambahnya.

Semoga setelah mengikuti forum komunitas ini, para pesertanya mampu membuat film sebanyak-banyaknya tanpa terhalang oleh apapun. Sesederhana mungkin pola dan rutinitas membuat film pun akan jadi sangat menyenangkan, walaupun hanya dengan menggunakan peralatan seadanya asalkan merealisasikan dengan kaidah-kaidah, teori dan teknis dasar yang baik. (Faf)