Malang – Roadshow Malang Film Festival (Mafi Fest) kembali hadir pada Sabtu, 16 Maret 2019 bertempat di Indonesia Old Cinema Museum, Rumah makan Ringin Asri, Kota Malang. Dipilihnya Indonesia Old Cinema Meseum sebagai lokasi Roadshow, menurut Direktur MAFI Fest 2019 Aliya Dwi Citra, lantaran ingin menghidupkan suasana nostalgia saat pemutaran film dilokasi yang dulunya sebagai Bioskop.

Berbeda dengan sebelumnya, Roadshow kali ini bekerjasama dengan Parade Film Malang (PFM) yang concern terhadap pemutaran film dalam bulan ini untuk menyambut Hari Film Nasional. Terkait dengan pemutaran film pada rangkaian acara Roadshow, M. Zainur Rozikin selaku Ketua Umum Kine Klub UMM menanggapi “Untuk tahun-tahun berikutnya lebih banyakin kolaborasi aja sih dengan teman-teman komunitas yang lain jadi biar gak terlihat eksklusif gitu”. “Roadshow tahun ini bukan lagi untuk mencari film, tetapi untuk membentuk penonton yang akan hadir di Malang Film Festival 2019.” lanjut Aliya.

Cuaca hujan tak menyurutkan semangat para penonton untuk hadir. Terlihat bangku penonton dipenuhi oleh komunitas, tamu undangan, maupun masyarakat kota Malang.

Setelah sambutan dari Ketua Umum Kine Klub UMM dan Direktur MAFI fest 2019, acara dilanjutkan dengan pemaparan program-program yang akan hadir di MAFI Fest 2019 yang dibawakan oleh Agnina Rahmaddinia, selaku programmer Non Kompetisi. Roadshow kemudian dilanjutkan dengan pemutaran salah satu film jawara di Mafi Fest 2018 yaitu 15,7 km, lalu disusul oleh 2 film tamu yaitu Loz Jogjakartoz dan  Mesin Tanah.

Hasna, pengunjung yang mewakili salah satu komunitas di Malang mengaku terkesan dengan dengan film yang diputar terutama film terakhir yang berjudul Loz Jogjakartoz yang disutradarai oleh Sidharta. “Semoga MAFI tahun ini ngga mengecewakan karna ditunggu banget sama Societo.” harapnya.(sk,ff,nf,sy)s